TARIF PAJAK PENGHASILAN

Dasar hukum bagi penerapan tarif pajak adalah pasal 17 UU no 36 tahun2008. Tarif pajak yang diterapkan atas Penghasilan Kena Pajak bagi :

a) Wajib pajak orang pribadi dalam negeri adalah sebagai berikut :

Lapisan Penghasilan Kena Pajak Tarif Pajak
sampai dengan Rp50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah) 5%
(lima persen)
Di atas Rp50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah) sampai dengan Rp250.000.000,00 (dua ratus lima puluh juta rupiah) 15%
(lima belas persen)
Di atas Rp 250.000.000,00 (dua ratus lima puluh juta rupiah) sampai dengan Rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah) 25%
(dua puluh lima persen)
Di atas Rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah) 30%
(tiga puluh persen)

Contoh perhitungan :

Contoh penghitungan pajak yang terutang untuk Wajib Pajak orang pribadi:
Jumlah Penghasilan Kena Pajak Rp600.000.000,00.
Pajak Penghasilan yang terutang :
5% x Rp 50.000.000 = Rp 2.500.000
15% X Rp 200.000.000 = Rp 30.000.000
25% x Rp 250.000.000 = Rp 62.500.000
30% x Rp 100.000.000 = Rp 30.000.000
Rp 600.000.000 Rp 125.000.000

b) Bagi wajib pajak badan dalam negri dan bentuk usaha tetap adalah sebesar 28% (dua puluh delapan persen)
Contoh penghitungan pajak yang terutang untuk Wajib Pajak badan dalam negeri dan bentuk usaha tetap:
Jumlah Penghasilan Kena Pajak Rp1.250.000.000,00
Pajak Penghasilan yang terutang:
28% x Rp1.250.000.000,00 = Rp350.000.000,00
c) Tarif yang dikenakan atas penghasilan berupa dividen yang dibagikan kepada Wajib Pajak orang pribadi dalam negeri adalah paling tinggi sebesar 10% (sepuluh persen) dan bersifat final.

PENGURANGAN TARIF
Tarif untuk wajib pajak badan sebesar 28%, mulai tahun pajak 2010 menjadi 25%. Untuk Wajib Pajak badan dalam negeri yang berbentuk perseroan terbuka yang paling sedikit 40% (empat puluh persen) dari jumlah keseluruhan saham yang disetor diperdagangkan di bursa efek di Indonesia dan memenuhi persyaratan tertentu lainnya dapat memperoleh tarif sebesar 5% (lima persen) lebih rendah . Sedangkan tariff untuk Wajib pajak orang pribadi dapat diturunkan paling rendah 25%

PEMBULATAN
Untuk keperluan penerapan tarif pajak sebagaimana dimaksud dalam perhitungan pajak bagi wajib pajak orang pribadi, jumlah Penghasilan Kena Pajak dibulatkan ke bawah dalam ribuan rupiah penuh
Contoh:
Penghasilan Kena Pajak sebesar Rp5.050.900,00 untuk penerapan tarif dibulatkan ke bawah menjadi Rp5.050.000,00.

No comments:

Post a Comment

Bagikan